Assalamu'alaikum...

Ketika Agnes Mo Go International

agnez mo Ketika Agnes Mo Go International
Oleh: Anastasia, Alumni Pendidikan Bahasa Jerman UPI Bandung
SEPERTI yang kita pahami bersama, Yahudi mempunyai sifat tamak dan keingian untuk bisa menguasai dunia. Di abad 20, Amerika menajdi markas besar Yahudi dalam melebarkankan sayap-sayapnya. Kerja keras mereka selama ini berbuah hasil sektor kehidupan di Amerika dijalankan oleh bankir Yahudi.
Cara strategi jitu mereka adalah menguasai teknologi dan media. Titik tekan Yahudi yang paling menjual adalah industri hiburan. Siapa yang tak kenal Hollywood? Hollywood raksasa dunia hiburan, menjadi kiblatnya artis.
Mungkin alasan itulah Agnes Monica atau nama internasionalnya Agnes Mo begitu terobsesi go international. Nama Agnes di dunia hiburan Indonesia tak asing lagi. Perjuangan dimulai semenjak menjadi penyanyi cilik, bak gayung bersambut sedkitk-demi tabir impian Agnes kian terbuka.
Wajahnya mulai hilir mudik disederat acara musik bertaraf internasional, para pesohor musik Hollywood menjadi incaran Agnes, debut karir musik internasionalnya melahirkan single ‘Coke Bottle’ yang dikontrak ekslusif oleh MTV USA. Harapan Agnes di Hollywood salah satunya adalah mengangkat nama Indonesia dikancah permusikan dunia, seperti menghadirkan kemben batik di video klipnya.
Hollywood dan Kabbalah
Kalau ditanyai apa asset Yahudi yang paling digandrungi anak manusia dan menghasilkan pundi-pundi keuntungan, tentu Hollywoodlah kiblat artis dunia. Hollywood seolah mangnet yang memberikan kebahagian, ketenaran, dan materi melimpah. Padahal di balik itu semua, Hollywood merupakan senjata ampuh penyebaran keyakinan Kabbalah. Kabbalah memiliki jumlah penganut yang cukup banyak. Bukan hanya dari agama Yahudi saja tetapi juga dari agama lainnya karena ritual ini bebas dan universal.
Penganutnya adalah aktor maupun artis yang menjadi idola di negeri-negeri Muslim. Karena target mereka adalah invansi hiburan ke negeri kaum muslimin. Selebritis tersebut mengikuti ajaran kabbalah secara terang-terangan, maupun sembunyi di balik kedok menganut agama tertentu Kristen, Katholik, dll.
Temuan fakta mencenggakan menggelitik bahwa mereka yang terjebak pada ajaran Kabbalah merupakan selebritas dunia yang tak sadar memaknai kehidupan hanya sebatas kebahagian materi saja. Hal senada pun diungkapankan oleh Jenifer Minar dalam artikel berjudul “Celebrities and Kabbalah… Why The Fascination” seperti yang dimuat dalamAssociatedContent.com (17/5/05). Mengutip penulis buku “The 72 Names of God:Technology for the Soul”, Yehuda Berg menyatakan bahwa trend artis top dunia yang mempelajari Kabbalah lebih didorong oleh kekosongan jiwa mereka di tengah gemerlapnya kehidupan kaum jetset.
“Mereka sudah memiliki segala mimpi yang diinginkan semua manusia, namun di dasar hati mereka yang paling dalam, mereka tetap merasa haus. Mereka bingung dan bertanya pada diri sendiri tentang keberadaan mereka dan kehidupan dunia ini. Apa makna hidup bagi mereka. Sebab itu mereka mencari-cari jawabannya,” ujar Berg.
Banyak selebritis top dunia yang kini gandrung pada ajaran mistis Kabbalah. Sebut saja: Britney Spears, Madonna, Ashton Kuthcner, Demi Moore, David Beckham serta isterinya Victoria, Elizabeth Taylor, Guy Ritchie, Lindsay Lohan, Keira Knightley, dan Jeff Godblum merupakan segelintir dari mereka.
Track record selebrtitas dunia tidaklah seindah apa yang mereka gambarkan di permukaan. Sekilas selebritas dunia begitu terlarut dengan popularitas, dipuja seperti layaknya idola, namun apa yang hendak dijual mereka? Gaya hidup hedonisme, biaya belanja tak pernah puas mereka terjajah nafsu yang tak ada ujungnya, seks bebas di kalangan artis Hollywood bukanlah aib, bagaiamana seorang Lilo (Lindsay Lohan) dengan bangganya menyebut 36 pesohor artis pernah tidur dengannya. Dan itu semua merupakan kebanggaan tersendiri baginya, karena selama ini Lilo tengah dalam keadaan frustrasi sehingga mengumbar rahasia ranjangnya merupakan bentuk bagian terapi yang bisa membuat dirinya “ tenang”.
Habis Kabbalah terbitlah depresi
Depresi dan frustrasi adalah bayangan yang siap menyertai selebritas dunia. Jeratan Hollywood mengharuskan seseorang menjual dirinya pada Kabbalah. Namun apa yang menjadi balasan untuk pesohor dunia? Tentu saja frustrasi akut yang tak jarang menjalar pada proses kematian. Di sisi lain, hampir secara keseluruhan mereka terjerat dalam narkoba kelas wahid, hidup mereka dibayang-bayangi ketakutan kehilangan segalanya.
Namun ketika memiliki segalanya tak kunjung juga memberikan ketenangan batin, raga mereka dijajah dengan ilusi tanpa batas, akhirnya mereka menjadi depresi. Sebut saja vokalis Nirvana Kurt Cobain, nyawamya berujung pada satu peluru, dengan tanda-tanda kegilaan seperti membuat lirik lagu yang sulit dimengerti, menghancurkan peralatan musik, mengenakan gaun baby doll di panggung, mengonsumsi khammar. Selain Kurt, tentu kita ingat Witney Housten, Amy Winehouse, dan masih banyak lagi.
Bagaimana dengan mereka yang saat ini masih bertahan, tentu saja hidup mereka tidak karuan tingkah polanya. Sebut saja Justin Bieber dan Miley Crus bisa dikatakan mewakili kegilaan yang terjadi di Hollywood. Begitulah Hollywood bisa mengubah seketika manusia polos menjadi setengah gila. Inilah kenyataan industri hiburan Hollywood yang sebenarnya. Lantas akankah Agnes bisa bertahan? Wallahu’Alam. [islampos]
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger