Seorang arsitek asal Perancis, Jacques Rougerie (64 tahun), merancang sebuah pusat penelitian bawah laut bertaraf internasional. Namanya adalah Sea Orbiter.
Fungsi Sea Orbiter mirip dengan Pusat Stasiun Ruang Angkasa (ISS). Di bangunan ini para ilmuan kelautan bisa meneliti kehidupan di bawah laut denga lebih baik. Mereka juga tidak perlu membawa hasil penelitiannya ke daratan untuk diperiksa setelah menyelam puluhan meter. Pemeriksaan itu bisa di lakukan di Sea Orbiter. Nah, Daily Mail menjelaskan, biaya yang diperlukan untuk membangun Sea Orbiter ini mencapai 35 Juta Euro atau sekitar 454 Miliar rupiah.
Sumber : Berani


Posting Komentar