Assalamu'alaikum...

Anak Bisa Jadi Pemalas Kalau Sering Dimarahi


anak dimarahi
Orangtua yang mengumbar kemarahan, meski bermaksud mengarahkan anak, malah dapat menjadi bumerang. Karena anak bukannya patuh, malah menjadi malas dan tidak mematuhi perintah orangtua.
Kemalasan ini jika tak ditangani segera dapat membuat aktivitas anak terganggu, rutinitasnya menjadi tidak teratur, dihukum gara-gara tidak mengerjakan pekerjaan rumah, mainan atau barang miliknya ketinggalan bahkan hilang, dan sebagainya. Yang lebih merugikan, anak tidak mendapatkan pengetahuan, keterampilan, atau ilmu baru dari sebuah pekerjaan lantaran kemalasannya.
Apa yang dapat orangtua lakukan? Irawati Istadi, SPd, penulis buku Ayo Marah (Buku Komplet
menyarankan perbaiki cara orangtua meminta kepada anak. Hindari perintah yang terkesan sewenang-wenang, penjelasan yang menggurui, atau kemarahan yang justru membuat anak menjadi antipati. Jika ingin memintanya melakukan sesuatu, lakukan dengan santun. Atau ajak anak melakukan sesuatu secara berbarengan sehingga ia merasa tidak diperintah. Cara-cara seperti ini biasanya lebih mudah diterima anak sehingga ia mampu melakukan sesuatu secara sukarela.
Tentu saja kemarahan orangtua yang emosional akan menghilangkan mood anak. Selain malas, ia pun tidak semangat melakukan segala sesuatu. Akibatnya, hari-harinya terbuang percuma tanpa aktivitas, bahkan emosinya pun makin larut dalam suasana negatif.
Ketidaksemangatan ini mirip dengan malas melakukan sesuatu sehingga cara mengatasinya pun mirip dengan cara yang dilakukan terhadap kemalasan anak.



Sumber: kabartop
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger