
PEMUJA setan, di manapun mereka berada sering kali mengundang bencana dan kerugian bagi orang lain. Kadang, mereka tak segan menghabisi nyawa seseorang demi kekuatan yang ingin dimiliki atau mendapat keberuntungan. Dan hal ini pula yang melatarbelakangi pembunuhan yang dilakukan dua dukun asal Tanzania.
Mereka ditahan karena kasus pembunuhan seorang wanita albino yang ditemukan dalam keadaan termutilasi.
Satu kaki dan beberapa jarinya dicabut dalam serangan yang terjadi pada Selasa (13/5/2014).
Beberapa dukun Tanzania percaya bahwa ramuan dari bagian tubuh orang albino dapat membawa keberuntungan.
Kejadian pembunuhan seperti ini memang menurun jumlahnya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi serangan terbaru ini membuat sebuah kelompok hak asasi manusia mendesak pelarangan semua dukun.
Dalam sebuah konferensi pers yang dilaporkan BBC pada hari Rabu (14/5/2014), sebuah kelompok LSM menyatakan peraturan yang ada terbukti tidak berguna untuk menghentikan pembunuhan terhadap kaum albino.
Menurut kelompok “Di bawah Matahari yang Sama,” yang berusaha menentang diskriminasi terhadap orang albino, pembunuhan terakhir albino di Tanzania terjadi pada Februari 2013. [sm/islampos/bbc]
Posting Komentar