
SEDIKITNYA 50 orang telah tewas selama tiga hari terakhir dalam gelombang baru kekerasan sektarian di Republik Afrika Tengah (CAR).
Hal itu dinyatakan oleh pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika yang dikenal sebagai MISCA dalam sebuah pengumuman hari Rabu kemarin (25/6/2014).
“Hampir 50 orang tewas sejak Senin selama kekerasan di wilayah Bambari dan desa-desa di dekatnya,” kata seorang perwira MISCA, menambahkan bahwa sebagian besar korban ditembak atau ditikam sampai mati.
Pengumuman ini datang dua hari setelah 17 Muslim tewas dibantai di sebuah kamp di wilayah pusat Bambari.
Dalam laporan terbaru, Federasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia (FIDH) menyerukan diakhirinya kerusuhan di CAR. Mereka mengatakan bahwa kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan sedang berlangsung di negara Afrika yang miskin tersebut.
Laporan FIDH menambahkan bahwa kelompok-kelompok Kristen yang dikenal sebagai anti-Balaka secara sistematis menyerang warga sipil, khususnya umat Islam.[fq/islampos/prtv]
Posting Komentar