Komisi Pemilihan Umum akan menggelar debat perdana calon presiden dan calon wakil presiden pada Senin, 9 Juni 2014. KPU sudah menyiapkan mekanisme dan pola debat itu, termasuk daftar panelis dan pemandu (host). “Kami sedikit mengubah pola debatnya di mana panelis tidak langsung bertanya pada capres atau cawapres. Pertanyaan akan dilontarkan host. Panelis memberi masukan pertanyaan kepada host,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di kantornya, Jakarta, Jumat 6 Juni 2014.
Husni mengatakan, tujuan debat adalah untuk menyosialisasikan visi misi masing-masing calon, dan memberi kesempatan mendiskusikannya di forum terbuka. “Dengan adanya debat ini kami harapkan ada elaborasi terhadap visi misi mereka,” ujar dia.
KPU telah menyiapkan komposisi panelis dan host acara debat. “Untuk debat tema pertama, kami sudah mengundang di antaranya Profesor Ramlan Surbakti, Siti Zuhro, Imam Prasodjo. Host-nya saudara Zainal Arifin Mochtar dari UGM,” kata Husni.
Debat capres-cawapres perdana itu akan membahas pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih, kepastian hukum, dan hak asasi manusia.
Malam ini KPU bersama tim kedua pasang calon dan stasiun televisi yang menyiarkan debat tersebut akan melihat gedung tempat acara digelar, antara lain di Balai Sarbini, Hotel Bidakara, Balai Kartini, dan lain-lain.
“Sehingga diketahui alur kegiatan yang akan dilalui oleh pasangan capres dan wapres,” kata Husni. [vivanews/im]
Posting Komentar