Assalamu'alaikum...

Alwi Shihab: Teroris Mesir adalah Ikhwanul Muslimin, As-Sisi telah selamatkan Mesir


- Teroris Mesir adalah Ikhwanul Muslimin, yang sangat jauh dari Islam.
- As-Sisi telah menyelamatkan Mesir.

Demikian diantara poin wawancara Profesor Dr. Alwi Shihab yang diterbitkan koran berbahasa Arab yang disampaikan ustadz Nandang Burhanudin di laman facebooknya, Selasa (31/3/2015). Sebelumnya, Alwi Shihab juga menyentil Saudi yang memimpin negara-negara teluk menyerang pemberontak Syiah Houthi Yaman.

Berikut tulisan lengkap ustadz Nandang Burhanudin terkait wawancara Ali Shihab tersebut::

"Teroris Menyanjung Teroris"
By: Nandang Burhanudin 

Sungguh memilukan sekaligus memalukan, seorang mantan Menlu dan bergelar Professor Doktor, namun memiliki sikap yang aneh dan nyeleneh terutama dalam menyampaikann pandangan seputar konflik Timur Tengah. Setelah Prof.Dr. Syafi'i Ma'arif, kini hadir tokoh nyeleneh lainnya yang bernama Profesor Dr. Alwi Syihab.

Petikan wawancara Alwi Syihab sebagai berikut:

1. Indonesia siap berkoalisi dengan Kairo melawan terorisme.
2. Teroris Mesir adalah Ikhwanul Muslimin, yang sangat jauh dari Islam.
3. As-Sisi telah menyelamatkan Mesir.
4. 30 Juni adalah revolusi rakyat terbesar sepanjang sejarah.

Sayangnya, saya tak sempat membaca tulisan secara lengkap. Mengingat tulisan Arab yang ada di foto yang didapat terlalu kecil untuk dibaca.

Bapak Alwi Syihab mungkin sudah lupa atau pura-pura lupa atau tengah mabuk udara, akibat perjalanan jauh Jakarta-Kairo. Beliau lupa fakta sejarah, bahwa kemerdekaan Indonesia diakui Mesir berkat lobi dan tekanan pendiri Ikhwanul Muslimin Imam Hasan Al-Banna.

Mungkin perlu diingatkan pula, bahwa di antara organisasi yang menyelamatkan ribuan mahasiswa/i Indonesia saat diterpa krisis moneter tahun 1997 adalah Ikhwanul Muslimin Mesir. Silahkan cek kepada mantan Dubes RI di Kairo, yang kemudian menjadi senior Menlu Indonesia, Bapak Hasan Wirajuda. Jika Ikhwanul Muslimin teroris, lalu mengapa bantuannya diterima tanpa pernah mengucapkan terima kasih?

Soal As-Sisi menyelamatkan Mesir atau 30 Juni 2012 sebagai revolusi rakyat terbesar di dunia, boleh jadi. Pendapat ini sangat masyhur jika kita mengambil pendapat dari Theodorus II pemimpin Koptik Mesir, atau dari kaum Sekuler-Liberal-LGBT-dan tokoh-tokoh Islamphobia. Sebab diakui Menlu Israel, jika Ikhwanul Muslimin dibiarkan 2 tahun berkuasa, maka benih-benih Khilafah akan membesar dan membahayakan Israel.

Namun jika mengambil pendapat orang awam atau orang jalanan di Mesir, tanpa perlu menanyakan kepada kaum intelek dan aktivis gerakan Islam Mesir, semua mengakui era As-Sisi adalah era perbudakan Mesir di zaman modern. Saya yakin Bapak Alwi Syihab tidak pernah mengunjungi rakyat kecil Mesir, karena pasti kemanapun bergerak sudah disiapkan protokoler dan penjagaan ketat. Sehingga cara pandang yang digunakan adalah cara pandang sedotan teh manis. Tentu yang dilihat yang manis-manis saja, tanpa pernah memandang sisi lainnya.

Saya doakan Bapak Alwi Syihab mengalami revolusi mental ke arah yang lebih bijak. Jangan sekedar menjilat hanya kepentingan yang justru sesaat. Malu nanti pak, jika Ikhwanul Muslimin berkuasa kembali. Bapak yakin dikenal penjilat sejati. Sebab penyanjung teroris adalah teroris.

(Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1070451039636374&set=a.901681583179988.1073741826.100000144655275&type=1&theater)
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger