Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengungkapkan, merosotnya harga minyak dunia sangat membantu Indonesia untuk mengurangi permintaan dolar AS atas impor minyak mentah maupun BBM.
Bagaikan dua sisi berbeda, di balik keuntungan penurunan harga minyak dunia, lanjut Sofyan, kurs rupiah mengalami depresiasi hingga menembus Rp 12.600 per dolar AS. Sehingga faktor tersebut juga menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam memformulasikan kebijakan harga BBM baru.
Lalu apa saja opsinya?
Pemerintah, sambung dia, tengah menggodok tiga opsi kebijakan terkait harga BBM. Hanya saja Sofyan hanya memberikan dua bocoran dari kebijakan tersebut, yakni penurunan harga BBM subsidi dan subsidi tetap dengan varian tertentu.
"(Penurunan harga BBM subsidi) salah satunya, juga subsidi tetap dengan varian. Kita akan lihat dan hitung semuanya. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah ada keputusan lebih permanen tentang masalah subsidi ini," tegas Sofyan.
Sumber: liputan6


Posting Komentar