Assalamu'alaikum...

Inilah Yang Dapat Membunuh Kreatifitas Anak Anda

b


KidsSetiap anak dilahirkan jenius dan kreatif. Tetapi sayangnya, seiring waktu kreatifitas mereka semakin tenggelam. Ada sebuah fenomena yang disebut The Flynn effect: yaitu setiap generasi diberi ukuran kreatifitas dengan nilai sampai 10 poin. Sejak tahun 1990, diidentifikasi nilai tersebut terus menurun. Apa yang salah?

Berikut ini adalah beberapa hal yang paling efektif 'membunuh' kreatifitas anak.

Reward: riset ilmiah telah menunjukkan bawa reward menghalangi kebiasaan anak melakukan eksplorasi dan berimajinasi. Seorang anak akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan reward, namun sebaliknya jika reward tidak ada, Hadiah telah membuat mereka kehilangan semangat untuk menikmati kreatifitas.
emnb_81_5160982
Membayang-bayangi: selalu berada di sisi mereka dan mengatur apa yang sedang mereka lakukan dapat merusak kreatifitas mereka. Jika seorang anak terus menerus di observasi dan selalu diberikan arahan, mereka tidak akan belajar mengambil resiko dan tidak punya pengalaman melakukan proses pembelajaran dari kesalahan.

Pilihan yang terbatas: kita menempatkan anak-anak pada sebuah sistem yang mengajarkan mereka bahwa hanya ada satu jawaban yang benar. Kebanyakan mainan mengajarkan satu instruksi yang harus diikuti dan kita biasanya meminta anak-anak untuk mengikutinya. Sebenarnya, pilihan melakukan eksplorasi adalah inti dari berpikir lateral. Anak yang kreatif merasa bebas untuk mengajukan solusi alternatif dan merasa haus untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka.

Jadwal yang berlebihan: aktifitas yang diatur, jam kerja, jam melakukan sosialisasi... agenda anak-anak tidak seharusnya full. Tapi kita biasanya sangat sibuk dan berlebihan dalam menstimulasi mereka. Sehingga kita lupa mengalokasikan waktu untuk mencegah terjadinya kebosanan. Kebosanan itu melahap habis imajinasi, ide dan kratifitas mereka. Kita sering mengatakan: "Saya biasanya hanya butuh duduk dan tidak melakukan apa-apa untuk rileks," dan kita malah tidak mempraktekkannya untuk anak-anak kita. Padahal saat 'tidak melakukan apa-apa' itulah kita mendapatkan ide terbaik.

Kreatifitas berkembang ketika segala sesuatunya dilakukan dengan menikmati. Hal yang paling penting adalah kesenangan bukan kesempurnaan. Mari lupakan tentang 'melakukan dengan benar' dan biarkan anak-anak peluang untuk melakukan eksplorasi, melakukan kesalahan, dan mengambil resiko, serta merasa bebas untuk mengekspresikan ide-ide mereka yang luar biasa.

sumber: playfullearning.net
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger