
Baru-baru ini, dunia internasional digegerkan dengan kasus Skandal Kacang yang terjadi di Perusahaan Penerbangan KOREAN AIR. Adalah Heather Cho, putri dari Presiden Direktur Korean Air Cho Yang-ho yang juga menjabat sebagai Wapresdir, yang telah melakukan tindakan di luar batas kepada awak pesawat dan menyebabkan keberangkatan pesawat tertunda.
Sebetulnya, Heather Cho tidak mutlak salah mengingat ia adalah wakil presiden yang mengawasi layanan di penerbangan itu, Sehingga ia bertanggung jawab untuk memastikan standar layanan dijunjung tinggi. Dia bermaksud menegakkan peraturan perusahaan bahwa untuk layanan eksekutif kabin kelas utama, maka penyajian kacang haruslah di piring dan bukan di dalam plastik.
Setelah heboh di media sosial dan banyak mendapat kritik dari netizen, akhirnya Heather Cho meminta maaf secara terbuka dan mengundurkan diri dari jabatannya. Inilah bukti kekuatan media sosial, jangan diremehkan. Ingat juga dengan skandal wisatawan Vietnam di Singapura yang juga dibela jutaan netizen.
Yang heroik dari kisah Skandal Kacang ini adalah tatkala ayahanda Heather Cho yang bernama Cho Yang Ho, walaupun sebagai Bos Puncak dari Korean Air, dengan terbata-bata menyatakan bahwa sebagai seorang ayah, dia meminta maaf atas tindakan putrinya. Ia mengungkapkan, bahwa putrinya berperilaku tak patut dan tidak layak untuk diterima.
"Saya minta orang-orang untuk menyalahkan saya saja, karena semuanya ini salah saya ... saya tidak mendidik putri saya dengan benar."
"Putriku telah mengundurkan diri dari maskapai penerbangan itu. Perannya akan dicopot dari semua perusahaan-perusahaan yang terafiliasi," ungkap Cho Yang-ho.
Kisah yang luar biasa bukan? baik Heather Cho maupun ayahnya, menunjukkan integritas pribadi yang sangat bertanggung jawab, dan patut dijadikan inspirasi.
Lalu bagaimana dengan Indonesia ?
Terkait dengan penurunan nilai rupiah terhadap mata uang asing, utamanya Dollar Amerika, gak Presiden gak menteri, semua sibuk menyalahkan orang / pihak lain.
Rupiah Kian Terpuruk, Jokowi Salahkan Situasi Politik
http://www.rmolsumsel.com/read/2014/10/08/14746/Rupiah-Kian-Terpuruk,-Jokowi-Salahkan-Situasi-Politik-
Rupiah Melemah, Jokowi Kritik DPR
http://www.tempo.co/read/news/2014/10/08/090612838/Rupiah-Melemah-Jokowi-Kritik-DPR
Pelemahan rupiah warisan era SBY
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=343915%3Apelemahan-rupiah-warisan-era-sby
Rupiah Terendah Sejak Agustus 1998, Menko Sofyan: Akibat Kebijakan Masa Lalu
http://finance.detik.com/read/2014/12/15/150508/2777674/6/rupiah-terendah-sejak-agustus-1998-menko-sofyan-akibat-kebijakan-masa-lalu
Rupiah Ambruk, Menko Sebut Warisan SBY, Menkeu Teriak Defisit, Menteri Teknis Nonton
http://fastnewsindonesia.com/article/rupiah-ambruk-menko-sebut-warisan-sby-menkeu-teriak-defisit-menteri-teknis-nonton#sthash.XU6jzPpe.dpuf
Kalau begini sifat pemimpin-pemimpin indonesia, kapan indonesia bisa maju ?
Untuk itu, sebagai masyarakat kita juga harus terus berbenah diri juga. Semangat
oleh:Tara

Posting Komentar