Keju pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh pengembara di Timur Tengah , sekitar 4000 tahun yang lalu. Sebagai bekal perjalanan, biasanya mereka membawa bekal makanan dan minuman. Pengembara juga membawa susu yang dimasukan kedalam kantung yang terbuat dari lambung kambing.
Karena suhu padang pasir begitu sangat panas, maka susu didalam kantung mengalami fermentasi ( peragian ) dan penggumpalan. Pada malam hari, saat si pengembara ingin meminum susu tersebut, ia bingung karena susunya sudah mengeras.
Karena ingin tahu, pengembara tersebut merobek kantung susunya. Ia menemukan susunya telah menggumpal dan mengeras. Gumpalan tersebut akhirnya disebut dengan keju.
Keju banyak mengandung protein, kalsium, fosfor dan lemak. Negara penghasil keju terbesar saat ini adalah Belanda.
Karena suhu padang pasir begitu sangat panas, maka susu didalam kantung mengalami fermentasi ( peragian ) dan penggumpalan. Pada malam hari, saat si pengembara ingin meminum susu tersebut, ia bingung karena susunya sudah mengeras.
Karena ingin tahu, pengembara tersebut merobek kantung susunya. Ia menemukan susunya telah menggumpal dan mengeras. Gumpalan tersebut akhirnya disebut dengan keju.
Keju banyak mengandung protein, kalsium, fosfor dan lemak. Negara penghasil keju terbesar saat ini adalah Belanda.

Posting Komentar