Yves Rossy, sang manusia terbang menguji coba sayap segi tiga bermesin jet buatannya. Ia pun terbang melayang di atas pegunungan Alpen, Swiss, dengan sayap bermesin jet itu. Luar biasa. Rasanya seperti menjadi sepeda motor, ungkapnya. Hal ini sangat menyenangkan bagi dia. Walau pun begitu, dia harus tetap fokus agar bisa terbang dengan tenang. Karena itu ia tidak bisa banyak menikmati pemandangan Pegunungan Alpen dari atas.
Yves Rossy sempat melakukan manuver, meliuk-liuk, terbang menukik, hingga melakukan putaran 360 derajat. Ia melakukannya di ketinggian 2.300 meter.
Sayap segi tiga yang lebarnya 2,5 meter ini, harus di letakan di punggungnya. Dia mempersiapkannya di atas pesawat. Kemudian, dia melompat dari pesawat dan langsung mengaktifkan keempat mesin jet yang ada di sayapnya. Dorongan mesin bersayap ini dapat membuatnya terbang hingga kecepatan 300 kilometer per jam. Sayap mesin itu mengikuti gerak tubuhnya. Jadi, jika tubuhnya miring ke kiri, sayapnya pun ikut miring ke kiri.
Trus, bagaimana kalau ia mau turun?. Kalau ia mau turun, mesin yang ada di belakang punggungnya akan di matikan, kemudian dia turun dengan menggunakan parasut.
Karena Yves Rossy, menyukai olah raga extreem, maka ia siap untuk melakukan tantangan yang terbesar, yaitu melintasi Selat Inggris, kemudian ia juga berencana untuk untuk terbang di atas grand Canyon, dengan sayap yang lebih lebar dan mesin jet yang lebih besar.
Bagaimana teman-teman, mau mengikuti jejak Yves Rossy yang menyukai olah raga ekstreem?
Kalau mau melihat aksinya saat terbang diatas Pegunungan Alpen, coba kamu klik video ini....!
Sumber : Berani

Posting Komentar