JAKARTA – Dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya pelatihan militer dalam Islam (i’dad), maka Al Tsauroh Institute mengadakan Seminar Nasional pada hari Selasa (19/11/13) di Gedung Sucofindo Jl Pasar Minggu Jakarta Selatan, dengan tema “Pelahan Militer Dalam Perspektif Islam”.
Masih dengan penjelasan Ustadz Said Sungkar, da’i dan mujahid asal Pekalongan ini begitu antusias dalam memberikan masukan yang beliau ambil dari pengalamannya dalam hal jihad. Beliau mengutip perkataan seorang pangdam yang mengakui kehebatan mujahidin Indonesia, yaitu Amrozi.
Dari mana lagi kekuatan itu kalau bukan dari keimanan seorang hamba kepada Rabb-Nya. Dengan membacakan ayat yang berkaitan dengan pertolongan Allah kepada mujahidin, Ustadz Sungkar berkata seraya mengutip perkataan pangdam tersebut, “Maka saya tidak bisa melupakakan ucapan bapak Joko Widodo ketika menjadi Pangab ataupun Pangdam ia berkata apabila ingin TNI ditakuti oleh lawan, ambillah pelajaran dari Amrozi.

Amrozi dihukum mati dia senyum, dia sujud syukur. Tapi Kopassus dihukum 2 tahun sudah pingsan di Aceh. Ini membuktikan bahwa lawan pun mengakui kekuatan jihad tidak akan dapat untuk dikalahkan” tegas beliau.[usamah]

Posting Komentar