Assalamu'alaikum...

Ternyata, Dipo Alam SetKab Yang Laporkan Luthfi ke KPK 4 November 2012

JAKARTA : Kasus suap daging sapi impor menemui babak baru. Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengaku melaporkan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 November tahun lalu. "Di laporan itu memang ada nama LHI (Luthfi Hasan Ishaaq). Setelah menyampaikan laporan itu, saya langsung terbang ikut rombongan Presiden ke luar negeri," kata Dipo di Jeddah, Arab Saudi, kemarin, saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Forum Bisnis Indonesia-Arab Saudi.

Dipo memilih melaporkan ke KPK ketimbang ke Badan Kehormatan DPR. Ia sangat yakin KPK akan menindaklanjuti. "Namun, tentu KPK punya bukti-bukti dan informasi lain. Laporan saya hanya tambahan," ujarnya. Dipo mengaku tidak berpretensi kalau KPK menangkap LHI atas laporannya.

Laporan Dipo ketika itu menyebut tiga nama menteri, yakni Menteri Pertanian Suswono, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu. Dari ketiganya, hanya Suswono yang berasal dari partai politik.

Dalam keterangan pers pada 12 November 2012, Dipo sempat menyebut adanya peran ketua fraksi dalam aliran kongkalikong anggaran. "Namun, informasi itu bukan dari mantan Dirjen Peternakan (Prabowo Caturroso), ya," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS yang baru, Anis Matta, menegaskan ada konspirasi untuk menjatuhkan partainya. Belakangan, Anis puasa bicara soal isu konspirasi.

Di sisi lain, KPK memeriksa tiga saksi pertama kasus tersebut, yakni Pudji Rahayu, Suratno, dan Riyoto. Riyoto dan Suratno merupakan petugas keamanan PT Indoguna Utama, sedangkan Pudji adalah staf perusahaan itu. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk keempat tersangka yang ditetapkan KPK. "Dimintai keterangan terkait LHI, AF, JE, dan AAE," kata juru bicara KPK Johan Budi.

KPK menyeret empat tersangka setelah melakukan operasi tangkap tangan terkait dengan kasus itu. Salah satunya Luthfi Hasan Ishaaq. Kasus tersebut bermula saat KPK menangkap basah Ahmad Fathanah, orang dekat Lufhti, di Hotel Le Meredien, 29 Januari lalu. Ahmad diduga menerima duit Rp1 miliar dari Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, petinggi PT Indoguna Utama.

Presiden Panggil Mentan

Kasus suap daging sapi impor membuat gerah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden akan memanggil Mentan Suswono. SBY mengaku mendengar informasi kasus suap itu beberapa saat sebelum bertolak menuju Liberia.

SBY menyebut informasi tersebut mengejutkan, termasuk soal penangkapan Luthfi. "Saya akan panggil Mentan setelah dari luar negeri. Seperti dulu, saat Menpora dipanggil KPK, saya juga panggil, dan minta jelaskan dan laporkan tertulis. Saya akan panggil Suswono untuk mengetahui apa yang terjadi, jelaskan sejujurnya," pinta SBY, seperti dilaporkan wartawan Metro TV Putra Nababan dari Jeddah. SBY menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum di KPK. SBY juga bertekad akan menegakkan good governance di pemerintahannya.

Di sisi lain, DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, kedatangan sejumlah ormas Islam untuk memberikan dukungan kepada perjuangan PKS. Ormas itu adalah MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia), Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya yang berasal dari Indonesia bagian Timur. (MI/L-1)

Lampung Post

KETERANGAN FOTO: Dipo Alam (ANTARA)
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger