Pada hari Senin (4/1/2016) Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Luar Negerinya, Adel Al-Jubeir menyatakan keinginannya untuk memutuskan hubungan dagan dengan Iran serta menghentikan lalu lintas udara dari dan ke Republik Iran.
Dalam wawancara yang dilakukan Reuters dengan Al-Jubeir pada Senin, disebutkan bahwa pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dengan Iran akan bersifat menyeluruh, termasuk hubungan dagang dan penerbangan, sehingga warga Arab Saudi tidak bepergian ke negara yang mayoritasnya menganut paham syiah itu.
Di samping itu, Al-Jubeir meminta Pemerintah Iran menghormati norma-norma hukum internasional sebelum memulihkan hubungan kedua negara tersebut sampai pada waktu yang tidak ditentukan.
Sebelumnya, pada Ahad (3/1/2016) malam, Al-Jubeir mengumumkan secara resmi, bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan memerintahkan agar semua diplomat Iran meninggalkan Arab Saudi sesegera mungkin.
Menurut Al-Jubeir, serangan sekelompok warga Iran terhadap kedutaan dan konsulat Arab Saudi merupakan pelanggaran yang nyata terhadap konvensi internasional.
Dalam banyak kasus, warga Iran sering melakukan penyerangan terhadap kedutaan besar negara lain yang ada di negaranya. Demikian seperti diberitakan Islammemo. [BersamaDakwah]

Posting Komentar