Assalamu'alaikum...

Keutamaan Istighfar


Ust. Arifin Ilham

Istighfar, kalimat yang sangat pendek, tapi memiliki makna yang sangat dahsyat, sangat 
dalam, sangat indah dalam hidup kita, di dunia dan diakhirat. Istighfar memiliki dua makna

 Yang pertama, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta 
ampun kepada Allah, minta dimaafkan kesalahan kita, minta ditutupi aib-aib kita. Semakin sering kita beristighfar maka semakin bersihdiri kita dari dosa, dari kesalahan, dari aib-aibKarena itu Allah sangat menyukai hamba Allah yang terus beristighfar.
 
Karena tidak satu pun di antara kita yang bersih dari dosa, maka istighfar kewajiban,
kebutuhan kita, agar Allah mengampuni dosa kita, memaafkan kesalahan kita dan menutupi aib kita.
 
Yang kedua, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta kepada Allah, mohon kepada Allah, amat sangat, agar Allah memperbaiki hidup kita, menguatkan 
aqidah kita, membuat kita nikmat dalam ibadah khusyuk, menjadikan akhlaq kita mulia. 
 
Subhanallah. Satu ucapan tetapi memiliki dua keinginan. Karena itu tidak heran hamba 
Allah yang sungguh-sungguh beristigfar tampak dalam kehidupannya, semakin berkah, 
semakin membawa kebaikan dan perbaikan, semakin bahagia, tenang, senang, 
menyenangkan, di dunia dan di akhirat.Karena itu Rasulullah SAW bersabda,
 
"Barangsiapa yang melazimkan, mendawamkan dirinya selalu beristighfar kepada
Allah, maka Allah mudahkan saat ia sulit, Allah gembirakan saat ia sedih, dan Allah beri 
rezki dari jalan yang tidak pernah ia duga."
 
Subhanallah.
 
Kemudian dalam Al Qur'an surat Nuh ayat 10, 11, 12, Allah SWT berfirman, "Beristighfarlah kepada Tuhanmu - sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan 
mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-
sungai". (QS. Nuh: 10-12)
 
Beristighfarlah kita kepada Allah, niscaya Allah turunkan musim hujan yang berat. 
Allah mudahkan kita mendapatkan rezeki. Allah hadirkan di tengah kita anak-anak kita, 
generasi-generasi yang sholeh, generasi robbani.
Kemudian Allah makmurkan negeri kita, Allah sejahterakan kita. Allahu Akbar.
 
Jadi, istighfar bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan kita. Karena itulah Rasulullah SAW, beliau tidak bangun dari tempat tidur beliau, kecuali beliauberistighfar 70 kali, dalam 
hadits lain 100 kali. Padahal dia ma'sum, dijamin masuk surga, bebas dari dosa, (tapi) 
begitu hebat istighfarnya kepada Allah. Apalagi kita yang banyak dosa. Astagfirullahal '
adzim, ampunilah dosa kami ya Allah..
 
Subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallaailaahailla anta astaghfiruka
waatubuilaik. 
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger