Liputan6.com, Jakarta : Masyarakat masih berharap pemerintah mengurungkan niatnya untuk menaikan harga BBM bersubsidi. Hal ini berdasarkan pantauan Liputan6.com dari hasil wawancara dengan beberapa masyarakat awam.
Gugun (32) seorang loper koran yang sehari-hari menggunakan kendaraan bermotor untuk mengantar koran mengaku berat jika harga BBM naik.
"Lebih baik jangan dinaikkan, karena ini pasti diikuti oleh kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. Pasti seperti itu, biarpun pemerintah berjanji akan mengontrol harga-harga kebutuhan tersebut," ujar dia nya saat ditemui Liputan6.com di SBPU 34.12902 Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).
Meskipun kenaikan ini dilakukan pemerintah guna mengurangi beban subsidi serta agar subsidi untuk BBM bisa dialokasikan ke bidang lain sehingga lebih tepat sasaran, dia menilai seharusnya alokasi anggaran untuk bidang lain bisa terpenuhi jika penerimaan pajak dapat digunakan secara maksimal tanpa adanya kebocoran.
"Yang terjadi sekarang kan begitu, pemerintah buat seribu alasan pun tetap saja ujung-ujungnya nanti rakyat juga yang susah, terutama kami yang hidup pas-pasan," tegas dia.
Warga lain, Sidik (35), karyawan di perusahaan yang berlokasi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan mengaku hanya bisa pasrah bila memang nantinya BBM benar-benar naik.
"Ya tetap beli, bagi masyarakat di kota besar seperti Jakarta, BBM itu sudah seperti kebutuhan pokok, lihat saja berapa juta kendaraan bermotor di Jakarta," lanjut dia.
Namun dia menilai, cara pemerintah memberikan insentif berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sangat tidak bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut hanya sebagai 'angin segar' sementara saja, terlebih lagi hanya berlangsung selama 4 bulan saja. "Itu juga kalau tidak ada kecurangan nantinya. Jelas itu sangat tidak membantu masyarakat kecil," tutur dia.
Untuk itu, Sidik meminta agar pemerintah bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan soal kenaikan harga BBM ini agar tidak terjadi gejolak terutama di daerah terpencil.
"Wajar kalau banyak yang berdemo, karena mereka merasa semakin sulit kalau harga BBM bersubsidi ini dinaikkan," tandasnya. (Nur)
*sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/615117/masyarakat-masih-berharap-bbm-tidak-naik

Posting Komentar