
ULAMA senior dan anggota dewan tinggi ulama Arab Saudi, Saleh al-Fawzan baru-baru ini mengatakan pernyataan kontroversialnya, bahwa tidak diperbolehkan umat Islam mengutuk Israel.
“Israel adalah nama Nabi Allah yakni Yakub. Jika mengutuk Israel berarti mengutuk Nabi Yakub. Seorang Muslim harus memperhatikan dan bukannya mencela Israel,” kata al-Fawzan dalam pesan suara yang dikaitkan dengannya, seperti yang diberitakan jaringan berita berbahasa Arab, Al-Alam pada hari Senin lalu (4/8/14).
Komentar Al-Fawzan ini dilaporkan telah menmicu kontroversi besar di situs media sosial Internet seperti Twitter, yang mengarah ke perpecahan antara mereka yang menyetujui dan mereka yang menentang fatwa-nya untuk mengutuk Israel.
Banyak kritikus menolak penalaran fatwa kontroversial al-Fawzan, mereka bersikeras bahwa mengutuk Israel jelas dimaksudkan untuk Israel bukan Nabi Yakub.
Serangan Israel Terhadap penduduk Palestina di Gaza hampir sebulan terjadi, sejauh ini telah menewaskan hampir 2.000 orang dan melukai hampir 10.000 lainnya, lebih dari 80 persen di antaranya adalah warga sipil, menurut hitungan PBB. [ra/islampos/al-alam]
Posting Komentar