Jakarta - Joko Widodo benar-benar ditelanjangi oleh kebodohannya sendiri. Saat kampanye pilpres yang lalu, Jokowi bersikeras menolak kebijakan Kementerian Pertahanan dalam pengadaan Tank Leopard.
Jokowi berargumen bahwa infrastruktur jalan raya di Indonesia tidak akan sanggup dilalui oleh tank seberat 60 ton itu.
Namun, fakta di lapangan berkata lain. Saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 TNI di Surabaya pada Selasa lalu (7/10), TNI justru memamerkan 18 unit Main Battle Tank Leopard 24A buatan Jerman itu berkeliling di Kota Surabaya.
Saat dikonfirmasi, Jokowi mengelak. Ia justru berpura-pura tidak tahu dimana Tank Leopard itu diujicoba, padahal dirinya dan JK hadir dalam perayaan tersebut.
"Dimana? Dimana?," ujarnya sembari tersenyum cengengesan tak bisa menyembunyikan ketololannya sesaat sebelum keluar dari Rumah Dinasnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).
Jokowi juga tidak bisa menyampaikan argumen yang jelas saat wartawan mencecarnya dengan menjelaskan bahwa jalanan yang dilalui Tank Leopard justru baik-baik saja tanpa kerusakan apapun.
"Ya bagus (kalau jalanan tidak rusak). Kamu lihat saja ke sana (kondisinya) cek saja (kondisi jalan di Surabaya). Ha ha ha..," katanya sembari buru-buru menutup pintu kaca mobilnya. [yq/rmol]
Jakarta - Joko Widodo benar-benar ditelanjangi oleh kebodohannya sendiri. Saat kampanye pilpres yang lalu, Jokowi bersikeras menolak kebijakan Kementerian Pertahanan dalam pengadaan Tank Leopard.
Posting Komentar