Assalamu'alaikum...

Kapan Puasanya, Jika Hari Arafah Dengan Wukuf Arafah Beda?

b

Abdullah Haidir 

Lagi, Mensikapi Perbedaan Penetapan Awal Zulhijah Dan Kapan Puasa Arafah?

Pemerintah Saudi dan Indonesia telah menetapkan awal Ramadan secara berbeda. Pertanyaan yang kerap muncul kemudian adalah, puasa Arafah dan Idul Adha bagi yang tinggal di Indonesia ikut siapa?

1. Hendaknya dipahami, bahwa perbedaan penetapan ini lumrah saja dan diakui keberadaannya oleh para ulama yang menjadikan rukyatul hilal sebagai standar penetapan. Karena pemahaman yang banyak dipakai sekarang adalah bahwa masing-masing negara menetapkan sendiri sesuai rukyat yang dilakukan di negara tersebut. Dalam kajian fiqih, hal ini disebut ikhtilaful mathali (perbedaan tempat terbitnya bulan). 


Memang seringnya di Indonesia tidak terlihat hilal, karena waktunya lebih cepat, biasanya posisinya memang masih sangat rendah di bawah 2 derajat. Maka keseringannya adalah menyempurnakan bilangan bulan sebelumnya menjadi 30 hari. Sedangkan di Saudi seringnya lihat hilal. Seperti kemarin, saat terbit posisi hilal sudah di atas 2 derajat. Maka, perbedaan ini hendaknya dihormati, tak perlu disikapi berlebihan apalagi melontarkan tuduhan.

Di Indonesia, lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk membuat keputusan ini adalah Depag. Sejauh ini, prosedur yang mereka lakukan sudah sesuai ketentuan syar'i, yaitu mendengar laporan-laporan dari berbagai daerah dan ormas terkait rukyatul hilal, kemudian disidang dan berikutnya diputuskan.

Memang ada pendapat yang berpatokan dengan rukyat global, artinya jika suatu negara telah melihat hilal, maka negeri-negeri lainnya ikut mengikutinya tanpa perlu mereka berpatokan pada rukyat di negerinya masing-masing. Dalam kajian fiqih hal ini disebut wihdatul mathali (satunya tempat terbit bulan). Pandangan inipun sangat diakui dalam dunia fiqih. Namun dalam penerapannya, negeri-negeri Islam sekarang ini lebih menerapkan mazhab ikhtilaful mathali.

2. Lalu kita puasa Arafah ikut siapa? Bukankah puasa Arafah terkait dengan wukuf Arafah?

Sepanjang pemerintah tempat kita tinggal telah memutuskan awal bulan dengan cara yang benar, maka hal tersebut lebih utama kita jadikan pedoman. Sebab ini bukan masalah individu, tapi masalah yang menyangkut urusan publik dan kemasyarakatan. Ini bukan sekedar perbedaan, misalnya, menyentuh perempuan membatalkan wudu atau tidak, lalu kita mengambil salah satu pendapat yang kita anggap lebih kuat dalilnya walaupun berbeda dengan pendapat masyarakat secara umum. 


Tapi ini adalah perbedaan yang jika terjadi, akan mengganggu suasana kerukunan di tengah masyarakat. Mengambil pendapat yang tidak bertentangan dengan standar syariat, tapi lebih menjaga kerukunan di tengah masyarakat, lebih baik daripada mengambil pendapat yang dia anggap lebih baik namun dapat merusak suasana kerukunan di tengah masyarakat, apalagi jika ternyata tidak lebih baik.

Lalu, bukankah puasa Arafah dikaitkan dengan wukuf Arafah? Puasa Arafah dikaitkan dengan hari Arafah, bukan dengan wukuf Arafah. Atau dengan kata lain, puasa Arafah dikaitkan dengan zaman yaitu tanggal 9 Zulhijah, bukan tempat. Hari Arafah di negara masing-masing adalah tanggal 9 Zulhijah berdasarkan ketetapan pemerintah setempat yang ditetapkan dengan standar rukyatul hilal, walau berbeda dengan waktu wukuf di Arafah.

Jadi bagi masyarakat muslim yang ada di Indonesia, jika pemerintah, dalam hal ini Depag telah memutuskan bahwa awal Zulhijah tahun ini jatuh pada hari Jumat, dan tanggal 9 Zulhijah pada hari Sabtu depannya, maka hari itulah puasa Arafah yang berlaku baginya.  Lalu hari Ahadnya adalah Idul Adha. Tapi kalau dia ingin puasa juga hari Jumatnya, yaitu tanggal 8 Zulhijah di negerinya, hal itu bagus, karena masuk dalam amalan di 10 hari pertama bulan Zulhijah yang sangat Allah cintai.

Wallahu a'lam.

Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger