
MENTERI Perang Zionis, Moseh Ya’alon mengakui pihaknya membayar harga mahal secara politik. Citranya turun karena batal mengunjungi kawasan Nahel Aoz yang berdekatan dengan Gaza, setelah adanya informasi intelijen Zionis bahwa Hamas telah mengetahui kunjungan tersebut dan bersiap menggempur kawasan dengan roket Hawn setibanya Ya’alon ke kawasan tersebut.
Dalam wawancaranya dengan TV10 Zionis, Ahad (31/8) Ya’alon membela diri dari sejumlah kritikan yang memojokkan dirinya setelah agresi militer ke Gaza mengalami kegagalan.
Ya’alon menganggap pembatalan kunjungan ke kawasan Nahel Aoz karena mengkhawatirkan keselamatan penduduk yang tengah menanti kedatangannya. Menurutnya, seorang sekuriti mengalami luka-luka akibat serangan yang dilancarkan pihak perlawanan Palestina ke kawasan tersebut.
Ya’alon juga mengakui bahwa Hamas mengetahui rencana kunjungannya berdasarkan informasi intelijennya. “Tampaknya Hamas memiliki kemampuan intelijen yang mirip dengan kemampuan intelijen sebuah Negara,” akunya.
Sementara itu TV2 Zionis menyebutkan Hamas memiliki aparat intelijen yang mampu mendata dan menangkal informasi intelijen Zionis di Gaza. [Andi/Islampos/InfoPalestina]
Posting Komentar