
JAKARTA - Daftar Janji (sementara) Kampanye Jokowi - Pak Jusuf Kalla jika menjadi Presiden dan Wapres tercatat ada 44 macam.
Pemilu presiden telah usai, rakyat dan media perlu menjadi Watchdog bagi kebijakan Presiden dan pemerintah yang dibentuknya. Watchdog jurnalistik dapat ditemukan dalam berbagai media berita, seperti radio, televisi, internet, dan media cetak di mana dapat dilihat sebagai "kekuatan unik media yang memberikan warna dan tambahan media baru dan konsep-konsep seperti weblog dan jurnalisme warga. Watchdog wartawan juga disebut "penjaga", "agen kontrol sosial", atau "wali moral" demi kemajuan bangsa.
Apa saja janji-janji tersebut, simak daftar berikut ini:
1. Membenahi Jakarta (macet, banjir, dll)
http://megapolitan.kompas.com/ read/2014/05/08/2152423/ .Jokowi.Akan.Membenahi.Jakarta. dengan.Cara.Lain.
2. Mendukung kemerdekaan dan mendirikan KBRI di Palestina
http://www.beritasatu.com/ nasional/ 192571-jk-indonesia-siap-buka-k bri-di-palestina.html
http://nasional.kompas.com/ read/2014/06/24/1640221/Jokowi.Dukung.Kemerdekaan.Pales tina.Din.Syamsuddin.Ucapkan.Te rima.Kasih
1. Membenahi Jakarta (macet, banjir, dll)
http://megapolitan.kompas.com/
2. Mendukung kemerdekaan dan mendirikan KBRI di Palestina
http://www.beritasatu.com/
http://nasional.kompas.com/
3. Tidak berada di bawah baying-bayang Megawati
http://www.solopos.com/2014/
4. Tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional
http://beta.antaranews.com/
5. Mudah ditemui oleh warga Papua
http://jkw4p.com/
6. Menurunkan harga sembako, meningkatkan kualitas dan kuantitas program raskin
http://www.indopos.co.id/2014/
7. Memperhatikan permasalahan outsourcing
http://www.indopos.co.id/2014/
8. Menghapus subsidi BBM
http://finance.detik.com/read/
9. Meningkatkan profesionalisme, menaikkan gaji dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri
http://surabaya.bisnis.com/
10. Alokasi 1,4 Milyar untuk setiap desa dan menjadikan perangkat desa sebagai PNS
http://surabaya.bisnis.com/
11. Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp1 juta per bulan untuk keluarga pra sejahtera sepanjang pertumbuhan ekonomi di atas 7%
http://surabaya.bisnis.com/
12. Program kepemilikan tanah pertanian untuk 4,5 juta kepala keluarga. Pembangunan/perbaikan irigasi di 3 juta ha sawah. Pembangunan 25 bendungan, 1 juta ha lahan pertanian baru di luar jawa dan pendirian bank petani dan UMKM serta penguatan Bulog.
http://surabaya.bisnis.com/
13. Perbaikan 5.000 pasar tradisional dan membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengolahan ikan.
http://surabaya.bisnis.com/
14. Menurunkan pengangguran dengan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama lima tahun. Bantuan dana Rp10 juta per tahun untuk UMKM/koperasi. Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
http://surabaya.bisnis.com/
15. Layanan kesehatan gratis rawat inap/rawat jalan dengan Kartu Indonesia Sehat, 6.000 puskesmas dengan fasilitas rawat inap serta air bersih untuk seluruh rakyat.
http://surabaya.bisnis.com/
16. Membantu meningkatkan mutu pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Meningkatkan kesejahteraan guru-guru pesantren sebagai bagian komponen pendidik bangsa.
http://surabaya.bisnis.com/
17. Mewujudkan pendidikan seluruh warga negara termasuk anak petani, nelayan, butuh termasuk difabel dan elemen masyarakat lain melalui Kartu Indonesia Pintar.
http://surabaya.bisnis.com/
18. Membangun industri maritim
http://pemilu.tempo.co/read/
19. Menyederhanakan regulasi perikanan
http://dprd-tegalkota.go.id/
20. Mempermudah nelayan mendapatkan Solar sebagai bahan bakar kapal dengan mendirikan SPBU khusus.
http://dprd-tegalkota.go.id/
21. Membuktikan janji-janji dalam visi-misi
http://www.koran-sindo.com/
22. Menyejahterakan kehidupan petani.
http://pemilu.tempo.co/read/
23. Mengelola persediaan pupuk dan menjaga harga tetap murah.
http://pemilu.tempo.co/read/
24. Membangun banyak bendungan dan irigasi.
http://pemilu.tempo.co/read/
25. Menyusun kabinet yang ramping dan diisi oleh profesional
http://finance.detik.com/read/
26. Menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM di masa lalu
http://www.tribunnews.com/
27. Mewujudkan tol laut Aceh-Papua
http://pemilu.sindonews.com/
28. Menangani kabut asap di Riau
http://m.koran-sindo.com/node/
29. Membeli kembali Indosat
http://www.solopos.com/2014/
30. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7% (mengembalikan pertumbuhan ekonomi di atas 5%)
http://www.merdeka.com/uang/
http://fokus.news.viva.co.id/
31. Menghentikan impor daging
http://pemilu.metrotvnews.com/
32. Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor pertanian, perikanan, dan manufaktur
http://fokus.news.viva.co.id/
33. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik, irigasi, dan pelabuhan
http://fokus.news.viva.co.id/
34. Meningkatkan 3 kali lipat anggaran pertahanan
http://nasional.kompas.com/
35. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan enaga pengajar yang punya kemampuan merata diseluruh Nusantara
http://www.merdeka.com/
36. Berkomitmen akan menghargai para tenaga ahli yang mengabdi untuk Indonesia dengan meningkatkan gaji
http://www.merdeka.com/
37. Memberikan gaji besar bagi para ahli asal Indonesia
http://www.merdeka.com/
38. Menaikkan gaji guru
http://www.merdeka.com/
39. Sekolah gratis
http://www.merdeka.com/
40. Drone untuk ketahanan nasional
http://www.merdeka.com/
http://www.tribunnews.com/
41. Memperkuat KPK (meningkatkan anggarannya 10x lipat, menambah jumlah penyidik, regulasi)
http://
http://news.detik.com/
42. Penerapan e-Government
http://www.tribunnews.com/
43. Membenahi Kawasan Masjid Agung Banten
https://www.facebook.com/
44. Akan berbicara terkait kasus BLBI
http://www.jpnn.com/read/2014/
Media Watch Dog
Watch Dog jurnalisme sangat terkait dengan praktek jurnalisme investigasi.
Watch Dog jurnalisme didefinisikan sebagai "seseorang atau sekelompok orang yang bertindak sebagai pelindung atau wali terhadap inefisiensi, praktik ilegal, dll" oleh Collins English Dictionary.
[1] Dalam berita jurnalisme, wartawan pengawas juga memenuhi fungsi ini menjadi wali. Untuk melakukan dengan cara investigasi, wartawan berada dalam "peran" dari pengawas.
[2] Watchdog jurnalisme tidak dapat didefinisikan oleh jumlah penyelidikan sendiri, melainkan digunakan dalam konteks yang berbeda.
Hal ini juga dinyatakan "bergantung pada kondisi yang ada sosial, politik, dan ekonomi dan refleksi sebanyak momen bersejarah karena struktur yang sudah ada dan budaya media"
[3] Watchdog jurnalistik dapat ditemukan dalam berbagai. media berita, seperti radio, televisi, internet, dan media cetak di mana dapat dilihat sebagai "kekuatan unik koran",
[4] dan tambahan media baru dan konsep-konsep seperti weblog dan jurnalisme warga. Watchdog wartawan juga disebut "penjaga",
[5] "agen kontrol sosial", atau "wali moral"
[6].Saatnya media menjadi watch dog journalism bagi kebijakan pemerintah agar tercipta kontrol sosial yang tepat dan menguntungkan rakyat. [adv/ajaf/voa-islam.com]
Posting Komentar