FENOMENA munculnya kekhalifahan yang dideklarasikan ISIS mengundang perhatian banyak pihak. Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) sebagai organisasi yang dekat dengan dunia jihad pun turut buka suara. Lewat Ahmad Fatih selaku juru bicara, JAT menyampaikan bahwa fenomena deklarasi khilafah ISIS harus disikapi dengan ilmu syar’i.
Menurut Fatih, ilmu syar’i berperan penting agar fenomena munculnya kekhalifahan ISIS tidak hanya disambut dengan euforia semata. Kegembiraan menyambut khilafah dinilai wajar oleh Fatih, sebab memang sudah lama umat mendambakan munculnya khilafah.
“Cuma, kembali lagi kita ingatkan kepada kaum muslimin untik mengkaji dalil-dalil syar’i terkait khilafah ini, apakah sudah sesuai dengan syar’i atau tidak,” paparnya
JAT sendiri mengambil sikap tawaqquf, mengingat kajian syari’ah tentang khilafah gagasan ISIS perlu waktu. Selain itu JAT juga mempertimbangkan bahwa persoalan khilafah adalah perkara besar yang menyangkut nasib seluruh kaum muslimin.
JAT menghimbau kepada kaum muslimin untuk tetap mengimani hadits-hadits tentang khilafah dibarengi dengan pemahaman yang mumpuni dalam ilmu syari’at. JAT juga berharap agar kabar tentang khilafah yang digagas ISIS ini tidak menyulut perpecahan diantara kaum muslimin.
“Sadarilah, bahwa khilafah muncul adalah untuk menyatukan kaum muslimin, bukan justru memecah belah,” ujar Fatih. [eza/Islampos]

Posting Komentar