Assalamu'alaikum...

Ternyata Puluhan Rekening Jokowi Senilai USD 8 Juta Tak Dilaporkan ke KPU dan KPK

Ternyata Puluhan Rekening Jokowi Senilai USD 8 Juta Tak Dilaporkan ke KPU dan KPKJAKARTA  - Progress 98 kembali melakukan gebrakan yang menekan eksistensi dan popularitas Joko Widodo. Sebelumnya Progress 98 melaporkan transkrip rekaman antara mantan Presiden Megawati dan Jaksa Agung Basrief Arief soal korupsi busway transjakarta senilai Rp 1,5 Triliun.

Hari ini, tepat dengan pengumuman KPU terkait Pemilu Presiden 2014 ini, 22 Juli 2014 Progress 98 kembali melaporkan Jokowi ke ranah hukum karena disinyalir memiliki kekayaan di 32 rekening di luar negeri. Parahnya ini tidak dilaporkan ke KPU dan KPK, jumlahnya cukup fantastis yakni sebesar USD 8 juta atau senilai lebih dari Rp 90 miliar rupiah yang tersebar di beberapa rekening.
Siang tadi Progress 98 menggelar press conference di Rumah Polonia Jakarta Timur.
Berikut Press Release PROGRES 98
Puluhan Rekening Milik Joko Widodo Dan Iriani Widodo di Sejumlah Bank Luar Negeri Yang Tidak Dilaporkan Kepada KPU / KPK Dalam Proses Pendaftaran Pencapresan.
Bersama ini kami dari Progress 98, telah menemukan dugaan penyimpangan serius berupa manipulasi laporan kekayaan Calon Presiden Joko Widodo yang tidak transparan yang disampaikan kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Temuan dimaksud berupa sejumlah kepemilikan nomor rekening atas nama Joko Widodo dan Iriana Widodo di beberapa bank luar negeri senilai USD 8 Juta.
Tindakan ini secara tidak langsung telah berakibat pada praktek manipulasi data Laporan kekayaan Pejabat kepada KPU dan KPK.
Sebagaimana diketahui bahwa penyampaian Laporan Kekayaan Joko Widodo yang resmi tercatat di KPK senilai Rp. 29.453.455.000. Dari data yang dipublikasikan terbukti diragukan kebenarannya bila dibandingkan dengan jumlah yang dimiliki Joko Widodo dan istrinya sebagai disebutkan diatas (USD 8 Juta).
Berikut laporan PROGRESS 98
Atas temuan dugaan penyimpangan tersebut, maka Progress 98 menegaskan beberapa poin berikut:
1. Minta kepada KPU dan KPK untuk bersikap transparan dan tegas dalam menegakkan hukum serta aturan guna mengkonfirmasi laporan dugaan atas kepemilikan uang di sejumlah rekening di berbagai bank luar negeri milik calon presiden Jokowi dan istri Iriana Joko Widodo. (data temuan terlampir)
2. Tindakan manipulasi dan kebohongan publik yang dilakukan oleh calon presiden Joko Widodo tersebut, merupakan masalah serius yang disinyalir terindikasi KKN dan berpotensi terhadap tindakan praktek politik uang dalam proses pemilihan presiden.
Demikian penyampaian laporan kami sebagai bentuk partisipasi warga negara dalam upaya penegakan hukum serta pengawasan pemilu bersih bagi kepentingan bangsa dan negara.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Ketua Progress 98

Faizal Assegaf.
Jakarta 22 Juli 2014
Rumah Polonia Jakarta
Demikian laporan Voa-Islam dari Rumah Polonia, Jakarta Timur. [ajaf/adivammar/voa-islam.com]
Share this post :

Posting Komentar

Postingan Populer

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : dzulAceh | DownloadRPP | Abiba Smart
Copyright © 2023. Hanya Guru Biasa - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by Guru Biasa
Proudly powered by Blogger